Tampilkan postingan dengan label Laporan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laporan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Juni 2013
Laporan Prakerin SMK Alhikmah 2
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Pelaksanaan Prakerin
Pelaksanaan Praktek kerja Industri (Prakerin) merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan berdasarkan kurikulum SMK untuk memenuhi salah satu persyaratan mengikuti Ujian Nasional dan Ujian Akhir Sekolah.
Pelaksanaan Prakerin juga bertujuan Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menumbuhkan dan memperdalam rasa percaya diri dan prilaku yang kreatif dan inovatif. Disamping itu, untuk media pengenalan siswa pada dunia kerja secara konkret menjadikan manusia berjiwa wirausaha.
Pembuatan laporan Prakerin ini sebagai tugas akhir dalam pelaksanaan Prakerin dan bukti nyata telah melaksanakan Prakerin ditempat usaha tersebut. Serta memberikan gambaran gambaran tentang dunia usaha tersebut dan gambaran bekerja yang sesungguhnya.
Tujuan penyusunan laporan ini adalah sebagai usaha untuk menyempurnakan pelaksanaan Prakerin, serta memberikan gambaran umum kegiatan Prakerin siswa di instansi tersebut. Sehingga hasil laporan ini sesuai dengan yang diharapkan. Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas sesuai dengan kurikulum SMK untuk melaksanakan Prakerin sesuai dengan Program Keahlian.
B. Alasan Pemilihan Judul
Dalam menyusun laporan praktek kerja industri (Prakerin) ini menyusun memilih judul “MANAJEMEN PERUSAHAAN PT. ASAPUTEX JAYA EXPOERT IMPORT GENERAL TRADING DI KABUPATEN TEGAL”
Adapun yang mendorong memilih judul tersebut adalah :
1. Untuk Mengetahui perkembangan manajemen yang terjadi diperusahaan secara langsung
2. Untuk melakukan pengamatan keluar masuknya texstil yang diperoduksi (sarung) yang beredar.
C. TUJUAN PRAKERIN
Tujuan pelaksanaan Prakerin yaitu :
1. Tinjauan Umum
a. Membekali Siswa dengan pengalaman yang nyata didunia kerja
b. Mendorong siswa untuk berjiwa wirausaha
c. Memperluas Relasi / hubungan
d. Mengasah kompetisi spesifik dan mampu mengaplikasikan program keahlian yang telah dikuasai
e. Mengasah kemampuan berkomunikasi
f. Melatih disiplin dan bertanggung jawab siswa dalam mengerjakan tugas
g. Mempromosikan diri siswa
h. Meningkatkan pengetahuan siswa terhadap jenis jenis pada bidang yang bersngkutan
i. Memperoleh umpan balik dari dunia kerja untuk evaluasi pengembangan program pendidikan
2. Tinjauan Khusus
a. Bagi Perusahaan
Membantu tugas tugas dalam menyelesikan pekerjan
Memberi gambaran nyata bahwa untuk bekerja tidak hanya membutuhkan kecerdasan otak tapi juga membutuhkan skill tertentu
Menjalankan kerja sama dengan sektor pendidikan dan pembinaan tenaga kerja
Memperkenalkan perusahaan/ mengenal luas nama perusahaan dalam masyarakat
b. Bagi Penulis
Membentuk sikap profesinal dan pembelajaran sebagai calon tenaga kerja
Terbangunnya pengalaman akan dunia kerja yang sesungguhnya
Mendapatkan gambaran yang nyata tentang dunia kerja yang sesungguhnya
Mengoreksi kekurangan pada diri sendiri
c. Bagi sekolah
Untuk mengetahui tingkat keberhasilan program keahlian
Untuk mengetahui kemampuan siswa didalam menyerap semua materi yang telah diberikan
Memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih dekat dunia kerja nyata
Menumbuhkan motifasi pada siswa untuk menjadi manusia yang mampu berpikir logis, kreatif, kritis, mandiri dan berakhlak mulia
Sebagai sarana untuk mempromosikan lembaga pendidikan SMK Al Hikmah 2 kepda PT. ASAPUTEX JAYA khususnya dan kepda masyarakat umumnya
Sekolah berperan aktif dalam pelaksanaa program prakerin
D. METODE PENGUMPULAN DATA
Dalam penyusunan laporan Praktek Kerja Industri (Prakerin), penulis menggunakan beberapa metode, yaitu sebagai berikut :
1. Metode Interview
Yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mewawancarai secara langsung kepada karyawan yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut dan kepada semua pihak yang terkait baik secara langsung atau lugas dengan pekerjaan tersebut.
2. Metode Observasi
Yaitu metode pengumpulan data yng dilkukan dengan mengamati secara langsung kepada objek- objek yang perlu dikerjakan dan terkait.
3. Metode Study Pustaka
Yaitu metode pengumpulan data dengn cara membaca buku yang ada hubungan denga masalah.
E. SISTEMTIKA LAPORAN
Penulis dapat menyusun laporan prakerin ini dengan mengelompokan menjadi 4 BAB, yaitu :
BAB I PENDAHULUAN
Dalam Bab Pertama ini membahas mengenai latar belakang pelaksanaan Prkerin, Alasan Pemilihan Judul, Tujuan Prakerin, Metode Pengumpulan dan Sistematika laporan
BAB II GAMBARAN UMUM DUNIA INDUSTRI
Pada Bab yang kedua ini penulis menjelaskan nama dunia industri yang memuat struktur organisasi tgas dan wewenang
BAB III TINJAUAN KHUSUS
Pada Bab ketiga ini penulis menguraikan tentang program kerja, kegiatan Prakerin, Tata tertib kerja yang meliputi faktor pendukung dan faktor penghambat
BAB IV PENUTUP
Dalam Bab akhir ini penulis memuat tentang kesimpulan dan saran.
BAB II
GAMBARAN UMUM DUNIA INDUSTRI
A. NAMA DUNIA USAHA/ INSTANSI (COMPANY PROFICE)
Nama lembaga dimana kami melaksanakan Praktek Kerja Industri yaitu : PT ASAPUTEK JAYA Jl. Gajah Mada No. 74 – 76 Tegal Keraton Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal.
Telp/ Fak : +62-283 357878 / 350808
Website : www.asaputex.com
E-mail : info@asaputex.com, marketing@asaputek.com
Harga Produk : Rp. 30.000,00 s/d Rp. 200.000,00 per potng
B. SEJARAH BERDIRINYA PT. ASAPUTEX JAYA
Perusahaan Tenun “ASAPUTEX” pertama kali didirikan pada tahun 1948 dengan nama “ASA” yang diambil dari nama pendirinya yaitu H. Ali Salim Al Katiri dengan lokasi pabrik di jalan Muhammad Yammin Slawi Kab.Tegal.
Dalam Perkembangan usahanya pada tahun 1956 pertennan dipindahkan dikota tegal bertempat di jalan gajah mada No. 39 Tegal. Perpindahan ini di dasarkan pada perkembangan produksi yang semakin maju. Ditempat perusahaan yang baru ini, karena bertempat di tengah kota, sehingga mudah mendapat bahan baku serta pemasaran produksi tidak terlalu sulit.
Akhirnya pada tahun 1989 lokasi perusahaan pindah ke jalan Gajah Mada No. 39 Tegal dan nama perusahaan berubah dari “ASA” menjadi “ASAPUTEX” (Ali Salim Alkatiri Duta Tekstil) karena bapak Ali Salim Al Katiri meninggal, kemudian perusahaan dipegang oleh putranya bernama H. Jamaludin Al Katiri.
Bapak H. Jamaludin memulai usahanya pada tahun 1986 dengan mendirikan usaha perdagangan busana dan sarung dengan berbagai merk, misalnya POHON KORMA, RIESCA,dan BOTOL KUMBANG yang semuanya telah terdaftar di Direktorat Jenderal Hak kekyaan intelektual dan menerim ongkos buruh maklon untuk membuat kain tenun ikat untuk garment. Tetapi hal tersebut tidak bertahan lama karena pada tahun 1987 di indonesia terjadi Resesi Ekonomi.
Mulai tahun 1987 bapak Jamaludin menjadi instruktur kerajinan tenun ikat oleh konsultan jerman membawahi jawa tengah. Seiring timbulnya resesi ekonomi di dalam negeri, sehingga pada tahun 1990 tenun ASAPUTEX mulai berkonsentrasi untuk menembus pasar ekspor yang relatif lebih stabil.
Disaat kondisi pertenunan yang sudah ditinggal pemiliknya disamping hasil tenun ikat yang tidak diminati, terutama oleh kaum muda. Suami dari Rachma Binti Azzan dan bapak dua putri inimemotivasi masyarakat untuk menjadi pengrajin dan meminta pengrajinnya sendiri supaya bisa bertahan dengan membuat terobosan baru hasil tenun ikat agar lebih diminati pembeli. Hasilnya cukup mengembirakan, karena dalam kurun wakt 2 tahun banyak sekali pabrik pabrik berdiri kembali ditegal dan sekitarnya. Dan pada tahun 1991 Bapak Jamaludin memperoleh penghargaan Upakarti “Jasa Pengabdian” dari Presiden Republik Indonesia.
Dimulai dengan mengikuti pameran baik didalam maupun di luar negri dengan tujuan untuk mengenalkan produk ikat pada khalayak ramai. Kemudian di tahun 1991 ASAPUTEX mulai menembus ekspor untuk produk tenun ikat dengan menerima pesanan dari eksportir dari jakarta dan surabaya. Setelah menerima pesanan dari eksportir selama 3 tahun, kemudian hambatan mulai muncul yaitu penekanan harga dari eksportir kemudian pada tahun 1993 bapak jamaludin terjun sendiri mencapai pasar produk tenun ikat di timur tengah yang ternyata setelah di survey ternyata sangat diminati oleh pasaran Afrika. Baru pada tahun 1995 ASAPUTEX mencoba memulai debutnya dengan mengekspor langsung produksi tenun ikat ke semua negara non quota seperti Asean, Timur Tengah (4 negara) dan Afrika (12 Negara) sampai dengan sekarang.
Selain sarung tenun, produk andalan PT Asaputek jaya adalah sorban/ Sobaiyah dengan penggnaan bahan baku 100% dalam negeri. Rayon Viscose catton. Penghargaan Primaniyata 2006 Kategori Eksportir berprestasi kelas UKM Ekspor diperoleh pada 11 Oktober 2006 yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Usaha pertenunan PT. Asaputek Jaya menempati kantor Jl. Gajah Mada No. 74 – 76 Tegal dan memiliki karyawan sejumlah 1200 orang dengan bermitra sebanyak 108 pertemuan yang tersebar di tegal, pemalang, pekalongan, bandung yang menyerap total tenaga kerja sampai dengan 16.000 orang pengrajin.
C. MANAJEMEN DI DUNIA INDUSTRI
1. Struktur Organisasi
2. Tugas dan wewenang
1. Sekretariat : Bertanggung jawab atas kores pondensi dengan pihak keluar, membantu direksi untuk menyusun jadwal meeting, keluar kota dan lain – lain
2. Ware House : Bertanggunga jawab atas segala kegiatan produksi
3. Spervisor Finance : Bertanggung jawab terhadap penyiapan dan penyusunan laporan keuangan/ bank, perhitungan gaji dan pembayaran pembayaran untuk client
4. Supervisor Accunting : Bertnggung jawab terhadap pembukuan, penyusunan dan pelaksanaan teknis yang terkait dengan bagian Accounting
5. Supervisor Purchasing : Bertanggung jawab terhadap monitoring penjadwalan/ pembelian bahan baku
6. Supervisor Marketing : Bertanggung jawab terhadap pembukuan promosi – promosi dan pemasaran produk
7. HRD / Personalia dan umum : Bertanggung jawab atas monitoring Absensi (Mutasi) Recruitment, Pengawasan Gudang, Inventaris Kantor (kendaraan dan perlengkapan kantor), pembinaan karyawan dan pengembangan program program kepersonaliaan
8. Staf Ware House : Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan produksi monitoring arus barang dari barang baku menjadi barang jadi monitoring aktifitas pekerjaan, penyusunan laporan barang (stock)
9. Staf Finance : Bertanggung jawab atas input data menyangkut pengeluaran kas, penggajin, bank da filing data terkait
10. Staf Accounting : Bertanggung jawab terhadap pelaksnaan tugas tugas yang telah diberikan kepadanyaoleh atasnya sesuai dengan bidang tugasnya, yaitu input data, filling resi / tanda terima/ slip penyusun laporan accounting
11. Staf Marketing : Bertanggung jawab atas pelaksanaa tugas tugas promosi, pengenalan produk dan pemasaran produk
12. Staf Furchising : Bertanggung jawab atas order bahan baku, packing, label, dan lain- lain
13. Security : Satuan tugas pengaman (Satpam) yang bertanggung jawab atas keamanan di area sekitar kantor dan pabrik
14. Labour adalah pekerja atau orang orang yang di pekerjkan sesuai dengan bagian bagiannya ( Sortir, jahit, sablon, label/ cap, pres dan umum)
BAB III
TINJAUAN KHUSUS
A. PROGRAM KERJA
Program Perusahaan
1. Peingkatan kedisiplina kerja (jam masuk dan jam pulang kerja)
Dilakukan pemantauan secara terus menerus pada kartu absensi dan dilakukan peringatan tindakan sebanyak 3X bagi karyawan yang sering terlambat datang, baik karyawan kantor maupun bagian gudang. Apabila tidak ada perubahan maka diberikan surat peringatan, apabila dengan surat peringatan tidak ada perubahan maka akan diberikan sanksi.
2. Peningkatan Kedisiplinan dan Penampilan
Setip karyawan wajib memakai seragam dan ID-Card sesuai dengan ketentuan perusahaan dan dengan masing masing jabatan atau pekerjaannya sesuai dengan harinya.
3. Peningkatan Kemampuan Pelaksanaan Kerja
Peningkatan kemampuan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan untuk staf di evaluasi oleh menejer dan supervisor. Hal ini dikarenakan staf bertanggung jawab langsung kepada menejer dan supervisor
Untuk karyawan bagian Gudang pennganannya dilakukan oleh Leader Ware House di bantu staf ware house dan HRD. Hal ini dikarenakan Leader Ware House bertanggung jawab penuh dengan pekerjaan pekerjaan yang ada di gudang, office boy, security, driver, dan petugas exspedisi penanganannya dilakukan oleh HRD
4. Pendataan Inventaris perusahaan
HRD menganggap perlu mendata ulang Inventaris yang dimiliki oleh perusahaan khususnya di kantor, meliputi : kendaraan, komputer, perlengkapan kantor dan lain- lin. Hal ini penting untuk memudahkan pelacakan setiap mutasi inventaris dan dapat dipertanggung jawabkan kepada siapa Inventaris tersebut berada, karena masing masing individu tidak sama kebutuhan perlengkapannya. Hal ini karena variasi bidang pekerjaan yang beraneka
Dengan dilakukan pendataan maka dapat diketahui keberadaan masing masing perlengkapanya, Apabila ada mutasi perlengkpn juga akan lebih mudah dilacak sesuai dengan empiris tersebut. Dengan alasan ini, maka HRD akan melakukan labeling (Pemberian kode / Tanda Tangan / Perlengkapan) ysng disesuaikan dengan kelompoknya.
5. Kontrol Pemakaian ATK
ATK merupakan kebutuhan vital untuk kebutuhan operasional atau administrasi kantor sehari hari, sehingga kesediaan ATK ini mutlak diperhatikan dan harus selalu tersedia sesuai kebutuhannya.
Amun karena pemakaian ATK ini tidak bisa di sama ratakan, maka kualitas satu item ATK fluktuaktif. Walaupun pada prinsipnya kualitas kegiatannya normal. Hal ini terjadi belum ada control pemakaian ATK ini guna recording fluktuasi pemakaian ATK dan pesiapan perencanaan pembelian ATK untuk priode berikutnya.
Laporan Kunjungan Industri Pustekom
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, sehingga laporan kunjungan industri ini dapat terealisasikan. Laporan ini kami susun berdasarkan perjalanan yang kami lakukan selama 1 hari 2 malam. Kami berusaha agar laporan yang kami susun dapat terpenuhi semaksimal mungkin. Meskipun kami tahu, kami hanyalah manusia biasa yang tidak mampu membuat sesuatu dengan sempurna.
Laporan ini pada prinsipnya membahas tentang perjalanan kami (SMK 02 Al- Hikmah Benda) dalam melaksanakan program “Kunjungan kePUSTEKOM”.
Laporan ini diantaranya berisi tentang jadwal perjalanan, dan tentang industri yang kami kunjungi yaitu PUSTEKOM.
Kami telah berusaha menyusun laporan ini sebaik mungkin. Tapi kami sadar laporan ini belum sempurna. Oleh karena itu, kami menunggu kritik dan saran dari pembaca guna perbaikan laporan ini.
Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, guru pembimbing, pihak travel dan teman-teman yang telah memberi motivasi sehingga terwujudnya laporan ini.
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ……….1
KATA PENGANTAR ……….2
DAFTAR ISI ……….3
BAB I PENDAHULUAN ……….4
A. Latar Belakang ……….4
B. Maksud dan Tujuan ……….4
BAB II PEMBAHASAN ……….5
A. Laporan Perjalanan ……… 5
B. Sekilas Tentang PUSTEKOM ……….6
BAB III PENUTUP ……….7
A. Kesimpulan ……….7
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sebagai suatu hal yang dianggap sebuah keharusan, kunjungan industri merupakan program study bagi siswa-siswi SMK 02 Al- Hikmah Benda) untuk mewujudkan misi SMK 02 Al- Hikmah Benda yang merupakan layanan pendidikan di bidang bisnis manajemen, teknologi informasi dan komunikasi bertaraf internasional.
Kunjungan industri merupakan program yang sangat penting bagi siswa-siswi SMK 02 Al- Hikmah Benda (Jurusan Tehnologi Komputer Dan Komunikasi) khususnya. Karena dalam hal ini siswa dapat secara langsung terjun ke dunia usaha dan memperhatikan, juga memahami aspek-aspek yang ada didalam DU/DI.
Hal itulah yang menjadi dorongan bagi segenap siswa dan pembimbing untuk tetap melakukan program kunjungan industri, yang dilakukan setiap tahun.
B. Maksud dan Tujuan
Maksud dijalankannya program kunjungan industri merupakan salah satu perwujudan dari misi SMK 02 Al- Hikmah Benda. Sehingga siswa tidak hanya paham teori, tetapi juga paham tentang bagaimana dunia usaha atau dunia industri yang sebenarnya.
Adapun tujuan kunjungan industri tidak jauh beda dengan maksud diatas. SMK merupakan suatu lembaga pendidikan yang sangat didukung oleh pemerintah. Pemerintah menyatakan 100% lembaga pendidikan Indonesia adalah SMK. Sehingga tujuan daripada kunjungan industri adalah tidak jauh dari harapan pemerintah dan tujuan SMK, yaitu mencetak tenaga kerja yang mandiri dan kompeten dibidangnya.
BAB II
PEMBAHASAN
A. LAPORAN PERJALANAN
Waktu Kegiatan
18.00
19.00
04.00 Cecking peserta dan absensi
Pelepasan peserta menuju jakarta
Diperkirakan sampai dimasjid Kubah Mas
Waktu
06.00
07.00
08.45
09.00 – 12.00
12.45
14.00
16.00 Sarapan pagi
Kembali ke Bis
Diperkirakan tiba di Pustekom
Dipustekom
Kembali ke Bis
Diperkirakan sampai di TMII
Kembali ke Bis
Waktu Kegiatan
17.00
19.00
20.00
22.00
23.00
06.00
Diperkirakan tiba di ITC
Kembali keparkiran ITC
Kembali ke Bis
Diperkirakan sampai di sentra oleh2
Kembali ke Bis
Diperkirakan sampe di Bumiayu
B. SEKILAS TENTANG PUSTEKOM
Serangkaian penelitian tentang pendidikan di Indonesia yang dilakukan pada tahun 1968 antara lain menyimpulkan: Pertama, program radio dan televisi pendidikan merupakan bagian yang integral dalam pendidikan, oleh karena itu harus diberikan prioritas. Kedua, media radio dapat memperbesar rasio guru - murid dengan satuan biaya tetap. Kesimpulan penelitian tersebut telah ditindaklanjuti dengan eksperimen siaran radio untuk pendidikan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Eksperimen tersebut pada tahun 1973 dan 1974, pada tahun 1976 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan membentuk tim TKPK (Teknologi Komunikasi untuk Pendidikan dan Kebudayaan). Tim TKPK tingkat nasional berkedudukan di Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Sedangkan satuan tugas pelaksana di daerah berada pada 11 propinsi.
Dengan Surat Keputusan Presiden nomor 27 tahun 1978, Tim TKPK ditingkatkan menjadi Pusat Teknologi Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan, disingkat Pusat TKPK, yang sekarang ini dikenal dengan sebutan PUSTEKKOM.
Sampai dengan tahun 2007, Pustekkom yang berkedudukan di Jakarta mempunyai 3 Balai Pengembang Media dan sejumlah unit pelaksana teknis (UPT) di daerah berupa 20 UPTD/Balai Tekkom.
Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan maka sejak tahun 2000, Pustekkom memperluas lingkup kerjanya dengan menambahkan unsur teknologi informasi ke dalam bidang tugasnya, sehingga nama lembaga ini menjadi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan, dengan akronim tetap PUSTEKKOM (ICT Center for Education).
Pustekkom merupakan salah satu pusat yang berada langsung di bawah Sekretariat Jenderal Departemen Pendidikan Nasional sesuai dengan Permendiknas No. 23 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat-pusat di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.
Visi :
Lembaga unggulan pada bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan (Center of excellence on information and communication technology for education).
Misi :
~ Memecahkan masalah-masalah pendidikan melalui pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi.
~ Meningkatkan kualitas SDM melalui pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi.
Tugas
Sebagai sebuah lembaga yang langsung berada di bawah Menteri Pendidikan Nasional, Pustekkom bertugas melaksanakan, mengkoordinasikan dan membina kegiatan di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan berdasarkan kebijakan yang ditetapkan Menteri.
Fungsi
~ merumuskan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pembinaan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan jarak jauh/terbuka;
~ mengembangkan system dan model pembelajaran melalui pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan jarak jauh/terbuka, termasuk pelayanan konsultasi;
~ mengembangkan program media untuk semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan termasuk pelayanan konsultasi.
STRUKTUR ORGANISASI
FASILITAS
Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya Pustekkom dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, antara lain; ruang presentasi, ruang training, studio radio, studio televisi, studio multimedia, dan perpustakaan media/pusat sumber belajar (PSB).
PRODUK
Setelah lebih dari 25 tahun berkiprah dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, sudah banyak yang dihasilkan oleh Pustekkom, baik berupa model dan sistem pembelajaran maupun media pembelajaran yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi antara lain:
* TVE (Televisi Edukasi)
* EdukasiNet
* Bimbel Online
* Radio Edukasi
* KiHajar
* Multimedia Interaktif
* PSB
* Pelatihan Pengembangan Pemanfaatan TIK
* Model Pembelajaran Diklat Bahasa Inggris
* Program S1 PGSD Jarak Jauh
* Media Terintegrasi Bahasa inggris di SMP
Televisi Edukasi
~ TVE adalah Televisi yang mengkhususkan pada siaran pendidikan. Motto : Santun dan Mencerdaskan
Program yang ditayangkan meliputi :
-� Pendidikan Formal (SD sampai Perguruan Tinggi)
-� Pendidikan Informal (Seni, Olahraga, Budaya, Keterampilan, Agama, Kesehatan, Budi pekerti, Pertanian, Peternakan, dll)
-� Pendidikan Non Formal (Program Paket A, Paket B, Paket C, dll)
-� Informasi kebijakan Depdiknas
E-dukasi.net
~� E-dukasi.Net adalah portal pendidikan yang menyediakan bahan belajar dan fasilitas komunikasi antar komunitas pendidikan.
~� Portal ini berisi bahan belajar, wahana aktivitas komunitas dan info pendidikan.
Manfaat portal e-dukasi.net antara lain:
-� Sumber belajar dan informasi pendidikan
-� Sarana komunikas serta kolaborasi antar komunitas; dan Wahana berbagi informasi.
Radio Edukasi
~� Radio Edukasi adalah radio yang bergerak di bidang pendidikan.
~� Merupakan layanan Siar Pendidikan berskala nasional.
Bimbingan Belajar Online (Bimbel Online)
Bimbingan Belajar Online adalah salah satu layanan e-dukasi.net dengan cara menyediakan latihan dan bimbingan belajar yang dapat di akses melalui internet dan intranet, dan diasuh oleh tutor yang kompeten untuk membantu siswa menyiapkan diri menghadapi ujian.
Kuis KiHajar
Program Kuis unggulan dari Televisi Edukasi (TVE) yang bertujuan untuk menjaring siswa/i SMP yang bertalenta terutama dari daerah terpencil, dan sekaligus untuk lebih memperkenalkan atau mensosialisasikan TVE kepada pemirsanya. Khususnya siswa SMP, sehingga TVE menjadi bagian kehidupan mereka
Multimedia Interaktif
Suatu program pembelajaran yang merupakan kombinasi berbagai media secara harmonis dan terintegrasi sehingga menghasilkan program pembelajaran yang sinergi untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
Program ini disajikan dalam bentuk CD/Offline
Pusat Sumber Belajar
Suatu unit dalam suatu lembaga (khususnya sekolah/universitas) yang berperan mendorong efektifitas serta optimalisasi proses pembelajaran melalui penyelenggaraan berbagai fungsi yang meliputi fungsi layanan (layanan sumber belajar, pelatihan, konsultansi pembelajaran), fungsi pengadaan/pengembangan, fungsi penelitian dan pengembangan.
Pengembangan SDM Bidang TIK untuk Pendidikan
Pelatihan yang bertujuan untuk menghasilkan Guru yang dapat memanfaatkan TIK dalam proses belajar mengajar dan dapat mengembangkan Bahan ajar berbasis TIK
Pendidikan dan Pelatihan Bahasa Inggris Guru SD Sistem Jarak Jauk
~� Diklat Bahasa Inggris Guru SD sistem jarak Jauh adalah suatu Diklat bahasa Inggris yang diikuti oleh Guru SD dilakukan secara jarak jauh dengan memanfaatkan berbagai media komunikasi.
~� Bahan ajar Diklat ini dikembangkan dan dikemas dalam bentuk modul dilengkapi dengan media audio dan video yang dapat digunakan peserta didik untuk belajar mandiri.
Pendayagunaan ICT Menunjang Program S1 PGSD Sistem Jarak Jauh
Program S1 PGSD Jarak jauh adalah penyelenggaraan program pendidikan yang bertujuan untuk mencetak para guru/calon guru agar memiliki kualifikasi pendidikan formal pada jenjang S1/D IV Jurusan Pendidikan Guru dengan menggunakan Sistem pendidikan jarak jauh dimana terjadi keterpisahan antara pendidik dengan peserta didik.
Media Audio Interaktif di SD
Suatu model pembelajaran dengan menggunakan media audio, dimana siswa seolah-olah dapat berinteraksi dengan media tersebut. Dilengkapi dengan bahan cetak berupa buku petunjuk pemanfaatan untuk guru, bahan penyerta untuk siswa, LKS dan lembar tes, sehingga terjadi timbal balik (interaktif) antara media dengan siswa
Pemanfaatan Media Pembelajaran Bahasa Inggris Terintegrsi di SMP
Pembelajaran Bahasa Inggris dengan menggunakan media yang terintegrasi antara media cetak (modul) dengan media audio. Pemanfaatannya dilaksanakan secara terintegrasi, artinya keduanya terjadi saling ketergantungan antara yang satu dengan yang lainnya.
Layanan
Pustekkom memberikan layanan antara lain:
~� Pengembangan sistem instruksional.
~� Pengembangan media pembelajaran (Audio, Video, Cetak, Audio visual, Web, dan Multimedia).
~� Pengembangan bahan belajar mandiri.
~� Perancangan dan pengelolaan sistem pendidikan jarak jauh/terbuka.
~� Kunjungan studi banding dan konsultasi
~� Membantu kemudahan akses internet secara merata dengan Jardiknas
Jaringan Kerjasama
Pustekkom membina kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri, antara lain melalui IDLN (Indonesian Distance Learning Network), SEAMEO SEAMOLEC (Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center), dan GDENet (Global Distance Education Network)
Penghargaan
Di antara produk-produk tersebut telah memperoleh penghargaan antara lain:
Piala Citra dan Piala Widya dari Festival Film Indonesia (FFI), Piala Vidya dari Festival Sinetron Indonesia (FSI), Japan Prize dari Festival Film Asia Pasifik (APFP) dan International TV Program Festival Paris.
diambil dari Situs http://pustekkom.depdiknas.go.id
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Kesimpulan dari laporan kunjungan industri diantaranya:
1. Memberi informasi tentang laporan perjalanan “Kunjungan ke PUSTEKOM”
2. Memberi uraian tentang laporan perjalanan
3. Memberi laporan atau informasi mengenai PUSTEKOM, sebagai salah satu program kunjungan industri.
4. Mewujudkan misi SMK 02 Al- Hikmah Benda
5. Menambah ilmu pengetahuan tentang budaya dan dunia usaha atau dunia industri (DU/DI)
Akhirnya kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, sehingga dapat terlaksananya Kunjungan ke PUSTEKOM dan selesainya laporan ini.
Langganan:
Postingan (Atom)